Saya sedang beli makan malam, tiba-tiba polisi datang dan langsung menangkap saya. Mereka bilang saya mirip pelaku pencurian. Saya tidak diberi tahu alasan jelas, tidak boleh telepon keluarga, dan dipaksa tanda tangan BAP. Saya ditahan 2 hari sebelum akhirnya dilepas karena tidak terbukti. Tapi saya sudah kehilangan pekerjaan dan trauma.
Saya dituduh mencuri motor, padahal saya tidak tahu apa-apa. Di kantor polisi, saya dipukul, ditendang, dan dipaksa mengaku. Polisi bilang kalau saya nggak ngaku, penyiksaannya akan lebih parah. Saya akhirnya tandatangan BAP karena takut. Belakangan terbukti saya bukan pelakunya, tapi tidak ada permintaan maaf.